Kepala Bank Indonesia: Masterplan Kampus UTU Sungguh Luarbiasa
  • UTU News
  • 05. 04. 2018
  • 0
  • 546

MEULABOH – Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Aceh, Zainal Arifin Lubis menilai bahwa, UTU harus menjadi pilot project  bagi pengembangan pendidikan di kawasan Barat Selatan Aceh, karena UTU memiliki prospek yang sangat baik apalagi memiliki sumber daya manusia (SDM) yang sangat menguasai bidangnya masing-masing yang akan menjadi faktor penunjang untuk menjadi UTU kampus yang bukan hanya mampu bersaing tingkat nasional tapi juga internasional.

 “Saat melihat UTU pertama kali, saya tidak menyangka melihat kampus yang berada jauh dari ibukota provinsi ini memiliki prospek yang sangat bagus dimasa depan. Apalagi, ketika saya diperlihatkan grand design pembangunan Kampus UTU, sungguh sangat luar biasa bagaimana rancangan tersebut bisa diwujudkan dan tentunya UTU bisa menjadi kampus terdepan dalam tahap pengembangan pendidikan, bukan hanya dari segi kuantitas tapi juga kualitas,” ungkap Arifin Lubis saat berdiskusi dengan Rektor UTU, Redaktur UTU UTUNews di ruang kerja Rektor belum lama ini.

 Jadi, UTU harus mempertahankan komitmen dalam memajukan pendidikan, dan juga harus terlihat gagah serta fokus membangun, namun juga harus mengikuti master plan yang sudah ada. Selain itu, UTU harus memiliki prodi-prodi yang luar biasa, yang menciptakan mahasiswa-mahasiwa siap pakai dalam dunia nyata nantinya.

 “Salah satu tujuan UTU harus ada, bukan hanya karena lulusannya yang ramai dan berkerja, akan tetapi lebih dari itu, UTU harus melahirkan mahasiswa-mahasiswa yang siap menciptakan lapangan kerja, bukan mencari pekerjaan. Saat ini kita tidak berbicara lagi persoalan mencari kerja, karena orang tidak ada kerja, kemudian dikasih kerja itu bagus. Tapi bagaimana dirinya menjadi konsep Rahmatan Lil Alamin bagi yang lain, yang artinya mahasiswa harus bisa memberdayakan dan memamfaatkan semua konsep yang ada untuk menciptakan peluang kerja untuk dirinya dan orang lain,” jelasnya

 “BI sebagai mitra perguruan tinggi juga ikut dalam membantu pengembangan pendidikan, diantaranya memberikan program beasiswa, tidak beruntung secara finansial, tapi punya kecerdasan yang baik, karakter yang baik, dan punya visi yang bagus ke depan. Selanjutnya melakukan kajian dan riset, dan terakhir memberikan kuliah umum dan seminar, karena BI ingin memberikan sesuatu yang beda dari yang lain yang bukan hanya berbicara teori tetapi juga menunjukkan persoalan yang nyata di dunia nyata,” tutupnya. (Isn)

                                                

Lainnya :