Prof. Ali Sarong,
  • UTU News
  • 23. 07. 2019
  • 0
  • 178

MEULABOH -  Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Perikanan-Universitas Teuku Umar (FPIK-UTU), Prof. Dr. M. Ali Sarong, M. Si menyebutkan, tenaga kependidikan (tendik) FPIK merasa perlu diberi pelatihan sesuai dengan tugas yang diemban oleh mereka masing-masing.

Ide dan harapan Prof. Ali Sarong itu, disampaikan, Senin 22 Juli 2019, pada rapat bersama antara Pimpinan Fakultas dengan Tenaga Kependidikan ( Tendik). Kegiatan rapat yang dilakukan di ruang rapat pimpinan FPIK, dihadiri oleh Wakil Dekan, Kasubbag, dan semua anggota Tendik yang bertugas di FPIK UTU.

“Perlu dilakukan pelatihan bagi  tendik FPIK yang tepat sasaran sesuai dengan tugas yang diemban kepada masing-masing personil.  Penggunaan kode surat perlu diperjelas sampai ke pelaksana lapangan, dan perlu  ada secepatnya Kepala Tata Usaha yang definitif Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Teuku Umar”, ujar Prof. Ali Sarong mengharapkan.

Prof. Ali Sarong mengatatakan, kegiatan rapat dengan agenda utama adalah penjabaran deskripsi  tugas masing-masing, pola pelaksanaan tugas, dan cara menjalankan tugas pada waktu tertentu sesuai tupoksi masing-masing.  “FPIK UTU belum memiliki Kepala  Tata Usaha yang definitif. Untuk itu, perlu diusulkan kembali ke pihak Rektorat UTU. Saat ini FPIK hanya memiliki dua Kasubbag yaitu Kasubbag Umum dan Keuangan, Salman, SKM, MPH, dan Kasubbag Akademik dan Kemahasiswaan,  Yulinar, S. Pd.I”.

Kasubbag Umum dan Keuangan menangani bidang pengolahan data, rincian data dokumen keuangan, peng-administrasian barang milik negara, dan urusan cleaning servis. Sementara Kasubbag Akademik dan  Kemahasiswaan menjalani tugas bidang peng-administrasian akademik, Peng-administrasian sarana pendidikan, dan peng-administrasian mahasiswa dan alumni.

Kegiatan rapat yang berlangsung mulai Pukul 09.30 WIbB sampai dengan Pukul 12.30 WIbB mengetengahkan tentang  tugas masing- bidang, yang harus berkoordinasi dengan Kasubbag masing-masing. Tenaga Kependidikan  yang bertugas di FPIK UTU harus melakukan tertib administrasi dengan melakukan setiap surat yang masuk dan surat keluar, harus diagendakan dalam buku agenda surat setiap meja tugas masing-masing harus membuat catatan tugas masing-masing yang telah ditetapkan, setiap hasil kerja yang dilakukan setiap hari harus ditinggalkan dan diarsipkan hasil kegiatan dalam file ( map gungyu) masing-masing dan menjalankan tugas sesuai tupoksi masing-masing dan selalu berdiskusi bersama. “Kegiatan rapat yang  berlangsung dengan penuh kekeluargaan ini, perlu terus dilakukan pembinaan terhadap tendik, yang setiap waktu melakukan kegiatan administrasi, sebagai rugas yang harus diemban masing-masing”, ujar Prof. Ali Sarong. (***)

 

Lainnya :