Prof. Yuswar,  “Siapkan Badan Pengembangan Bisnis di UTU”
  • UPT_TIK
  • 13. 08. 2018
  • 0
  • 396

MEULABOH - Prof. Yuswar menyarankan, Universitas Teuku Umar (UTU) mulai sekarang sudah waktunya mempersiapkan Badan Pengembangan Bisnis (BPB). “Badan pengembangan bisnis itu semacam BUMD-nya UTU”, ujarnya.

Saran Prof. Dr. Ir. Yuswar Yunus, MP (Guru Besar Mekanisasi Pertanian-Universitas Syiah Kuala), disaat bincang-bincang dengan Tim UTU News di kediaman-nya, Kopelma-Darussalam Banda Aceh, berapa hari lalu.

Prof. Yuswar mengatakan, dengan lahirnya Badan BPB dimaksud, pihak UTU sendiri bisa benar-benar mencari biaya untuk pemasukan bagi kemajuan lembaga pendidikan UTU ke depan. Untuk itu, kondisi UTU yang sudah mulai berkembang mulai sekarang perlu menyiapkan beberapa aset yang bisa dikomersilkan.

Selain itu, kata Prof. Yuswar, UTU tidak boleh jauh dengan Pemda. Cuma yang paling penting adalah peralihan mental. “Kita ini masih bermental  agraris, harus  dirubah menjadi mental indusrial, karena mahasiswa  tertarik dengan industri. Karenanya, UTU buka saja Fakultas Teknologi dan Industri Pertanian. Lahir fakultas ini saya yakin sangat diminati. Di zaman kemajuan teknologi sekarang ini, teknologi dan industri pertanian sangat diperlukan dan penting”. Ujar Prof. Yuswar

Kemajuan UTU akhir-akhir ini memang membanggakan, Rektor UTU, Prof. Jasman sudah banyak pengalaman. Untuk  itu, Prof. Jasman harus perkuat sisi internal.  “Pada masa UTU masih swasta pernah diundang Iqbal Hasan Saleh (Presiden PT Arun) pada acara seminar dan Prof. Jasman sebelum menjadi Rektor UTU juga hadir ketika itu sebagai pemakalah dan termasuk diri saya juga ikut hadir ketika itu”, tambah Prof. Yuswar.

Dengan terpilihnya kembali Prof. Jasman menjadi Rektor UTU kedua kali, diharapkan bisa berjuang  UTU menuju BLU. Karenanya, salah satu lembaga pendidikan menjadi berkembang diperlukan pola pikir dengan baik untuk menerima orang luar yang ingin mengabdi di UTU. Ini sangat penting, tanpa ada lingkungan dari luar, lembaga pendidikan sulit untuk maju.

Prof. Yuswar mengatakan, perguruan tinggi sangat menentukan kemajuan Aceh ke depan. Saat ini sudah ada 4 PTN di Aceh. Unsyiah yang sudah tua dan lebih senior harus benar-benar menjadi pembina. Demikian juga pemimpin daerah yang punya hati nurani, diperlukan pemikiran baik untuk membangun pendidikan demi untuk kemajuan daerah dan masyarakat. (Muzakkir)

Komentar :

Lainnya :